Alam Takambang Jadi Guru

ISTRI DAN AKHWAT KREATIF

Devi: Wik, aku kemaren udah tambal kaos kakiku yang banyak bolong. (Sambil melihatkan jahitan kaos kakinya).

Dewi: Hahaha, hebat kamu ya, Vi! Kreativ! Daripada beli yang baru, ya dak?

Devi: Ho oh! Gak ada duit neh beli kaos kaki baru. Wik, kalau ketemu calon suami seharusnya mereka bangga sama akhwat macam kita ya?

Dewi: Lho kenapa, gitu?

Devi: Ya, karena akhwat kreative. Ntar kalau udah nikah nggak mau merengek ke suami minta belikan kaos kaki baru. Toh bisa nambal kaos sendiri. Hehe.

Dewi:Katamu Vi. Tapi kata orang kalau berpakaian, akhwat tu banyak modalnya! Beli manset lah, pake dalaman jilbab lah, beli dasar baju kurung kain meterannya agak panjang lah. Kan banyak tu duit habis!

Devi: Yah, kamu Wik. Tapi kita kan gak pernah minta belikan make up sama suami kita nanti! Akhwat tu bedaknya wudhuk doang. Lipstiknya  baca Al-Qur’an, toh? Lagian kalaupun kita beli manset, beli dasar pakaian lebih panjang, ya tujuannya juga untuk akhirat. Nutup aurat to?

Dewi: Hehe, iya juga ya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: